Belakangan ini, harga-harga, terutama yang termasuk dalam kategori sembako rupanya sedang merangkak naik, hampir semuanya, seperti harga beras, sayuran, ikan, daging ayam, aneka perbumbuan, minyak dan masih banyak lagi. Memang sebuah kewajaran dan keniscayaan bahwa harga barang itu akan bersifat dinamis, bisa naik ataupun bisa juga turun (walau yang ini jarang terjadi). Ya kalau menurut para ahli ekonomi, kenaikan harga terjadi bisa karena memang hukum permintaan dan penawaran, persediaan barang yang ada, atau mungkin faktor eksternal atau dari luar yang mempengaruhi harga tersebut, salah satunya karena faktor perang yang terjadi di belahan negara Iran dan Timur Tengah dimana saat ini eskalasinya semakin memanas. Tapi biarlah, agak ruwet juga bila membahas masalah kenaikan harga dipandang dari sudut ekonomi, biarlah itu menjadi ranah para pengambil kebijakan dan sambil kita berdoa semoga harga-harga bisa menjadi stabil kembali. Bagaimana Respon Kita ? Lalu bagaimana cara kita menyikapi...
Semalam saya menonton bola babak final Liga Champions antara Arsenal vs PSG, tidak disengaja awalnya, hanya karena mata ini saja yang tidak bisa terpejam dan pas mindah-mindahin chanel tv, kemudian melihat ada komentator favorit saya dulu, yaitu Bung Kusnaeni (lebih akrab disapa Bung Kus) yang sedang mengulas preview pertandingan setengah jam sebelum laga dimulai. Mata mulai mengantuk dan saya tertidur, lalu sayup-sayup terdengar suara riuh di televisi dan oh rupanya Arsenal unggul di menit ke- 2 pertandingan. Akhirnya saya cuci muka dan meniatkan diri untuk menonton, tak lupa juga menyiapkan minum dan cemilan untuk menemani. Bagi saya ini pertama kalinya menonton lagi final piala champions, mungkin terakhir yang saya ingat adalah sekitar Mei 2012, hampir 14 tahun lamanya, lama juga rupanya. Saya memang sudah tak tertarik lagi dengan sepakbola, seperti yang sudah pernah saya bahas sebelumnya di tulisan lain, maka ketika melihat susunan line-up kedua tim, tak ada satupun yang...