Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2026

Dan Hujan Pun Turun Kembali

Malam tadi terdengar sedikit suara riuh diatas genting, terasa asing awalnya, mungkin karena sudah lama tak mendengarnya, dan tiba-tiba ada angin yang cukup besar menyibak kain gorden, ah rupanya suara riuh itu adalah nada dari air yang jatuh ke bumi, hujan rupanya. Memang ini bukan yang pertama kalinya hujan turun di bulan September ini, tapi ya begitu, rupanya mereka masih malu-malu, seakan tahapan memperkenalkan diri bahwa ini sudah saatnya hujan turun di bulan September. Namun hujan semalam cukuplah lama dan relatif besar, rasanya seperti pelepas dahaga dari berbulan-bulan kekeringan karena kemarau. Hujan semalam juga ibarat penyapu dari debu-debu polusi dan bekas erupsi yang menyesakkan. Dan saya benar-benar meresapi dan mensyukuri itu semua, bau tanah yang ditimbulkan dari hujan semalam, saya cium aromanya, sangat menyegarkan... Rabu, 16/9/2026

Memakai Masker Kembali

Dua pekan lalu, di awal bulan September, Gunung Anak Krakatau erupsi, dampaknya di tempat saya adalah sampainya jatuhan guguran debu vulkaniknya. Hal itu baru saya ketahui di hari Minggu pagi, dimulai dari ramainya status WA teman-teman, bahwa debu sudah sampai ke Sukabumi. Awalnya saya tidak begitu peduli, walau ketika pertama kali keluar rumah, terlihat guguran debu itu di lantai rumah, daun-daun pepohonan dan di kendaraan yang lewat lalu-lalang, di kaca mobil-mobil itu terlihat bekas sapuan dari wiper yang menggurat. Lalu karena harus berangkat sebab ada yang harus dikerjakan, saya pun mengendarai kendaraan roda dua kesayangan, dan tepat ketika tiba di tempat tujuan, tiba-tiba ada rasa sesak dan di mulut seperti ada pasir yang masuk, ah tidak salah lagi, rupanya debu itu masuk melalui kedua lubang hidung saya. Rasanya berbahaya kalau ini dibiarkan, yang saya baca debu itu sendiri mengandung partikel yang berbahaya bagi paru-paru kita, baik jangka pendek ataupun panjang. Maka, mengik...